Tuesday, April 28, 2020

Perpanjang SIM di saat pandemi Covid -19


Panduan perpanjang SIM di musim pandemi covid-19


Syarat perpanjangan SIM:

Bawa KTP dan SIM asli dan siapkan uang 170k jika mau urus sendiri. Banyak banget calo disana termasuk di tempat fotokopi depan polres.

Nah teman2 tidak perlu bawa fotokopi KTP dan SIM karena mending fotokopi disana aja udah paketan sama beli MAP Khusus dan disana saya ke tempat fcpy yg depan polres ya. Disana bayar 10k. Dapat 4 rangkap fotokopi ktp dan sim serta map

Nah pasti langsung tuh ditanyain, saya bantu uruskan? Silahkan pilih aja. Kalau mau lewat calo ya iyakan saja. Kalau mau urus sendiri ya urus aja bilang gak usah terimakasih gtu.

Nah habis itu ke arah selatan masih di sekitar polres ya itu silahkan tes disana. Kumpulkan berkas lalu nunggu dipanggil.  Bayar 35k. Hanya tes mata kok. Nah lupa nama testnya intinya cuma disuruh baca tulisan jarak jauh gtu aja sambil berkasnya dibawa ya.

Habis itu lanjut ujian tulis. Soalnya ada 30. Mudah bgt. Gak ada 5 menit selesai.

Lokasinya sebelah selatannya lagi dari test pertama ya. Kumpulin berkas lalu nunggu dipanggil dan bayar 50k lalu masuk ruangan test. Tunggu hasilnya keluar baru bisa ke step selanjutnya.

Jangan lupa pakai masker ya. Wajib

Habis itu baru deh semua berkas dibawa masuk area polres bagian SIM ya. Kumpulkan di bagian registrasi habis itu tunggu dipanggil sambil menyerahkan SIM lama dan dapat nomor antrean ya terus disuruh bayar biaya perpanjangan 75k ke bank BRI di loket yg tersedia. Lalu isi formulir yg diberikan dari bank tadi sambil nunggu antrean dipanggil.

Habis itu kalau udah dipanggil di bagian umum nanti nunggu ke bagian pemotretan.

Nah point penting juga ya

Kalau ngurus kek gtu pake kerudung yg nyaman, karena ada pemotretan lagi guys. Dan ini untuk 5 tahun kedepan🤣🤣🤣. Untuk cowok yang penting rapi deh.

Udah itu aja yang bisa aku jelaskan. Jadi biaya yang dikeluarkan 170k ya.

Eits.  Jangan Nunggu hari terakhir masa berlaku. Bisa bisa kamu lupa terus buat baru  deh. Kan sayang

Thursday, May 14, 2015

Kenali Model Penipuan Lewat Media Sosial

Akhir-akhir ini banyak sekali kasus tentang penipuan di berbagai media, khususnya media sosial.  banyak sekali cara yang digunakan oleh tersangka untuk mendapatkan uang dengan cara menipu. mereka sudah ahli dalam bidangnya sehingga cara yang mereka lakukan sudah dikemas dengan sangat cantik, sehingga banyak orang yang tidak percaya kalau hal itu adalah penipuan. 

Berbagai kasus penipuan di media sosial sudah banyak yang terungkap, tetapi masih saja ada yang tertipu, hal ini dikarenakan penipu sudah sangat berpengalaman dan sudah mendesain teknik menipu dengan sangat tepat. parahnya, penipuan itu tidak hanya dilakukan sekali untuk satu korban, dia mencoba memeras lebih banyak lagi dalam satu kasus. 

Kami akan membagi sekilas tentang trik penipu dalam aksinya, dengan pengetahuan ini diharapkan pembaca bisa menghindari hal-hal yang berbau penipuan. contoh penipuan lewat online shop tentang handphone. mereka membuat akun facebook dengan kemasan yang sangat cantik, di dalamnya hanya ada postingan tentang berbagai merk ponsel yang ada dan terupdate beserta dengan harganya, mereka juga menggunakan bbm untuk melancarkan aksinya. anehnya, dalam facebook itu tidak ada satupun foto seseorang, hanya ada foto ponsel, termasuk foto profil. 

Mereka menawarkan produknya lewat beberapa lapak yang ada di jejaring sosial, mereka menawarkan dengan harga dibawah pasaran, tentunya hal ini akan menarik minat pembeli. setelah ada yang minat, penipu tersebut mengirim permintaan pertemanan kepada orang yang minat ataupun kepo tentang harga ponsel yang tadi dia posting. setelah itu tentunya calon pembeli akan melihat profil dia di fb, perlu diketahui, profil dia di fb beserta semua postingannya sangat meyakinkan pembeli untuk segera membeli ponsel tersebut. alhasil, setelah itu dia lanjutkan lewat bbm karena bisa kirim berbagai foto dan informasi lebih mudah. 

Mereka mengatakan bahwa dari pihaknya tidak mungkin menghubungi pembeli terlebih dahulu, kalau ada yang menghubungi dan mengatasnamakan perusahaannya mereka bilang itu penipuan. karena sudah dipertegas seperti itu, maka pembali akan semakin yakin bahwa perusahaan itu legal. ditambah lagi dengan kiriman foto slip transfer lewat ATM BRI. lewat bank dan juga bukti-bukti yang lain untuk menguatkan aksinya. 

Setelah pembeli merasa yakin dengan semua yang sudah ia paparkan, pembeli akan mentransfer uang sesuai dengan barang yang sudah ia pilih.  setelah transfer, pembeli mengirimkan foto hasil printout slip tadi, pihak penipu akan segera memproses dan mengatakan bahwa 2 hari lagi barang ibu akan sampai pada alamat ibu, ditunggu ya bu. 

Setelah 2 hari dari transaksi tersebut, barang tidak kunjung datang kerumah pembeli, akhirnya pembeli menghubungi penjual tersebut untuk memastikan barangnya sudah dikirim.  mereka bilang ya mungkin sore buk, kalau tidak paling lama besok pagi buk, kalau sudah sampai tlong beri tahu kami ya buk.  pembeli akhirnya merasa lega,. setelah sore tiba, hingga larut malam pun barangnya tidak kunjung datang. paginya pembeli mencoba menghubungi pihak penjual dan pihak penjual mengatakan bahwa pesanan ibu sudah ada di JNE kota ibu, tetapi ada masalah tentang alamat pembeli, penjual itu mengatakan bahwa pesanannya sedang dalam tahanan polisi. saat itu pembeli otomatis merasa ada yang janggal dengan hal itu dan merasa takut dengan perasaan yang serba was-was. 

Tidak lama kemudian, ada nomor asing menghubungi pembeli, sesegera mungkin pembeli tersebut mengangkatnya karena dia fikir yang menelfon itu pihak JNE yang hendak mengirim pesanannya.  setelah diangkat, penelfon itu langsung menanyakan apakah ini benar nama dan alamat ibu? pembeli itu langsung menjawab iya, tak lama kemudian penelfon itu mengatakan bahwa dia dari pihak kepolisian menyita barang ibu yang baru saja datang di bandara, karena barang ibu merupakan barang yang tidak bercukai dan termasuk penyelundupan.

Pembeli otomatis merasa takut, dan langsung mematikan ponsel tersebut. tak lama kemudian pembeli tersebut mendapatkan sms dari nomor yang baru sajn menelfonnya. sms itu berisi tentang informasi bahwa pembeli itu ditahan karena sudah melakukan penyelundupan barang tidak bercukai yang aka di ancam penjara minimal  5 tahun penjara dan denda minimal 100juta. 

Pembaca yang budiman, perlu diketahui, penelfon tersebut bukan dari pihak kepolisian sungguhan, dia juga salah satu dari rencana pemerasan selanjutnya. ketika anda mendapatkan sms seperti itu, balas saja dengan santai dimana polres yang harus saya kunjungi, hal ini akan menghentikan percobaan penipuan dan pemerasan selanjutnya. 


 http://widajepara.blogspot.com